Platini tetap tenang terkait tuduhan suap pembayaran

11-michel-platini-uefa

Michel Platini tidak merasa perlu secara terbuka menyanggah tuduhan pembayaran 1,3 juta pons dari FIFA meski pertanyaan terkait penundaan selama sembilan tahun dalam menerima uang tersebut.

Presiden UEFA ini tengah diselidiki oleh jaksak Swiss dan Komite Etik FIFA terkait lebih dari pembayaran 2 juta franc Swiss yang diberikan oleh presiden FIFA Sepp Blatter di Februari 2011 yang rupanya merupakan bayaran sebagai penasihat teknis yang dilakukan antara tahun 1999 dan 2002.

Platini tidak secara terbuka menjelaskan alasan karena penundaan lama tersebut selain ketika dia memulai perannya sebagai penasihat Blatter di tahun 1999 dia diberitahu “bahwa awalnya tidak mungkin untuk membayar total gaji say akarena situasi finansial FIFA saat itu.”

Jaksa Agung Swiss membuka penyelidikan kriminal terhadap Blatter terkait pembayaran tersebut. Blatter menolak tuduhan tersebut.

Platini menyebutkan dia masih teguh untuk menjalankan posisinya sebagai presiden FIFA dan telah memberikan berbagai informasi penting terhadap otoritas penyidik.

Kepala komunikasi UEFA Pedro Pinto, berbicara di London di Leadesr in Sport Business Summit, mengatakan: “Presiden (Platini) saat ini merasa jika dia telah memberikan penjelasan memuaskan terhadap otoritas yang tengah menangani kasus ini.

“Secara terbuka, dia merasa tidak perlu ada yang ditambahkan karena dia merasa dia tidak melakukan sesuatu yang salah dan karena itu tidak perlu membenarkan dirinya secara terbuka saat ini.”

Nominasi untuk kandidat presiden FIFA harus diserahkan paling lambat tanggal 26 Oktober dengan setiap kandidat yang diajukan harus setidaknya melibatkan lima asosiasi nasional berbeda.

Sementara itu, Sepp Blatter disebut “munafik dan pembohong” oleh calon kandidat presiden FIFA Chung Mong-joon.

Inilah pertikaian terbaru yang terjadi antar keduanya. Dr Chung, yang mengumumkan di bulan Agustus dia akan maju sebagai kandidat menggantikan Blatter, menyebutkan dia juga berencana untuk menuntut presiden sementara FIFA ini.

“Di FIFA uang dan kekuasaan telah membutakan Blatter dalam hal kejujuran. Karena pembayarannya tanpa persetujuan komite eksekutif, saya berencana menuntut Blatter di pengadilan. Blatter semacam orang munafik dan pembohong.”

Platini tetap tenang terkait tuduhan suap pembayaran